Pangalengan Kaya Potensi Agribisnis

Pangalengan, sebuah kecamatan di daerah Bandung selatan merupakan daerah dengan bentang alam berupa pegunungan dengan suhu udara yang lebih rendah dari suhu kota Bandung telah menjadikan kawasan ini sebagai daerah yang sesuai sebagai daerah agribisnis, sebagai kawasan yang menghasilkan produk-produk perkebunan dan produk-produk peternakan.

Produk utama daerah ini adalah susu sapi dan hasil perkebunan, seperti kentang dan teh. Jalan berkelok-kelok yang merupakan ciri khas jalan menuju arah pegunungan merupakan sambutan pertama sebelum masuk ke jantung kecamatan Pangalengan ini, sambutan berikutnya yang tak kalah mengagumkan adalah bukit-bukit berhiaskan pohon-pohon pinus dan kemudian disusul perkebunan teh, kemudian tak ketinggalan toko-toko penjual produk-produk olahan susu (karamel susu, krupuk susu dan juga dodol susu) menghiasi tepi jalan menuju jantung kecamatan Pangalengan ini.

Sepintas kawasan ini hanya nampak sebagai kawasan dengan perkebunan teh yang luas, tapi jika ditelusuri lebih ke dalam lagi maka akan terlihat usaha peternakan sapi perah dan perkebunan kentang yang telah menjadi penggerak utama perekonomian wilayah ini. Adanya koperasi susu sapi perah yang bernama KPBS Pangalengan, balai pembibitan kentang, dan juga pabrik teh telah meramaikan kawasan ini.

Praktek pelayanan kesehatan reproduksi sapi perah di bulan Juli telah membawa saya mengenal wilayah ini, sembari praktek dengan sapi-sapi perah, saya sempatkan menikmati indahya alam dan biodiversitas wilayah Bandung Selatan, terutama Pangalengan. Setiap menuju ke kawasan peternak-peternak sapi perah yang umumnya melewati perkebunan teh, selalu saya sisihkan waktu untuk mencari kehidupan lain yang tak kalah menarik dari bentang alam Pangalengan dan juga jarang dilirik masyarakat Pangalengan sendiri, burung-burung liar diantara perkebunan teh, sebuah pemandangan yang menakjubkan. Namun sayang, pengamatan hanya dengan mata telanjang karena tidak membawa binokuler. Walaupun dengan mata telanjang, burung-burung liar itu pun masih menawan dengan tingkah dan kicauannya, dan Walaupun sedikit jenis yang dijumpai, tetapi birdwatching ini pun telah menjadi hiburan tersendiri ditengah penatnya bergelut dengan sapi-sapi perah.

Ternyata tidak jauh dari pusat kecamatan terdapat wilayah perkebunan teh Malabar dengan cagar alam Malabar yang dikelilingi oleh perkebunan teh dan terdapat makam Boscha, bapak pendiri observatorium Boscha di Lembang. Perkebunan, peternakan dan hidupan liar yang masih menyatu di wilayah ini sudah sepatutnya dijaga, misalnya tidak berburu satwa liar di wilayah ini karena kombinasi seperti ini secara tidak langsung akan ikut menjaga kelestarian alam wilayah Bandung Selatan terutama Pangalengan dan secara tidak langsung dapat menjadi daya tarik wisatawan yang ingin wisata mengamati burung-burung liar di tengah perkebunan dan kawasan peternakan. Salam lestari !!! (dicky wibowo/kompasiana)
Share this article :

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PROFIL DESA KABUPATEN BANDUNG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger